Cerpen Islami
“Hari
Pertama Melihat Dunia”
Suatu hari, di dalam sebuah bis. Ada seorang
lelaki separuh baya dan seorang pemuda berumur sekitar 20 tahun. Pemuda itu
adalah anak dari lelaki separuh baya tersebut. Tampak raut wajah pemuda itu
sangat senang sekali. Saat didalam bis, ia terus bicara. Ia selalu
melihat-lihat pemandangan luar dari kaca jendela bis yang dinaikinya. Ia pun
bertanya kepada ayah nya.
“Ayah, yang di atas sana itu apa?”
“Itu namanya awan, nak.” jawab Ayahnya.
“Wah... bagus sekali yah awan itu, warnanya putih.
Kalo itu... apa namanya Ayah?” tanya pemuda itu lagi sembari menunjuk sebuah
gedung tinggi yang sedang banyak di kunjungi.
“Itu namanya Mall, pusat perbelanjaan masyarakat.
Disana, semuanya ada.” jawab Ayahnya lagi dengan sabar.
“Oh.. Kalo yang sedang terbang-terbang itu namanya
burung ya, Ayah?” tanyanya lagi seraya menunjuk sekawanan burung yang sedang
terbang.
“Iya, nak.”
Beberapa penumpang yang berada didalam bis itu pun
melihat pemuda itu dengan tatapan aneh. Mereka merasa ada yang aneh dari pemuda
itu. Salah satu penumpang itu pun berkata pada Ayah dari pemuda tersebut.
“Pak, apa itu anakmu?”
“Iya, dia anak saya.” jawab sang Ayah.
“Sepertinya anak bapak itu harus di bawa kerumah
sakit jiwa. Saya rasa ada yang tidak beres dengannya. Tingkahnya seperti anak
kecil saja.” kata penumpang itu sinis.
“Alhamdulillah, saya dan anak saya memang baru
pulang dari rumah sakit. Anak saya baru operasi mata. Dia buta sejak lahir. Dan
ini adalah hari pertamanya ia melihat dunia.” tutur si Ayah pemuda tersebut.
Penumpang itu pun langsung diam tak berkutik. Ia
tak bisa berkata apa-apa. Sang Ayah dan pemuda itu pun langsung turun dari bis
karena telah sampai pada tujuan mereka.
Pesan moral: “Jangan menilai seseorang itu dari luarnya,
karena mungkin dirimu belum tau apa yang sebenarnya telah terjadi pada diri
orang tersebut sehingga membuatnya berbuat dan bertingkah laku demikian.”
Selesai
Karya: Devi Sarwani
@Fb: Ukhti Vivie @Twitter: DeviSarwani
Hobby: Menulis cerita, mendengarkan musik dan
membaca buku
School: SMKN 8 Pontianak Utara