Senin, 01 September 2014

Definisi "Pengalaman"




Assalamu’alaikum Wr.Wb.....

[ARTI “PENGALAMAN” BERDASARKAN PEMIKIRAN DEVI SARWANI]

     Pengalaman itu guru. Yang mengajari kita setelah kita melakukan nya. Yang mengajari kita setelah kita mengalaminya. Yang membuat kita jera... atau yang membuat kita ingin melakukannya lagi. Tergantung.... Pengalaman yang baik atau yang buruk? Yang pahit atau yang manis?
     Seperti pengalaman patah hati. Tentu saja kita tidak ingin merasakan lagi yang namanya patah hati. Tapi kita juga tidak ada jeranya kan mengulangi lagi yang namanya merasakan jatuh cinta. Padahal kita sudah tau apa resiko nya. Tapi kita sebagai manusia tentu saja ingin berbuat yang lebih baik lagi dari hari ke hari. Maka jadikanlah pengalaman patah hati itu sebagai sebuah pembelajaran bagi kita agar ke depannya ketika kita telah menemukan cinta yang kita anggap serius, jangan ulangi lagi kesalahan kita di masa lalu.
     Ketika berbicara tentang cinta, memang tidak ada habis nya. Saya ingin mengungkapkan beberapa hal disini. Tentang bagaimana cara kita menilai kejadian di masa lalu itu menjadi pemikiran yang positif dan tidak semuanya berujung pada penyesalan. Betapa sakitnya ketika kita terjatuh pada kesalahan yang sama. Apalagi kejadiannya berulang-ulang, kejadiannya sama walau dengan orang yang berbeda. Itu namanya kita tidak bisa belajar dari masa lalu.
     Memang sulit melupakan kejadian yang telah lampau, apalagi kejadian yang pernah membuat kita benar-benar terjatuh dan susah banget buat “Move On”. Telinga kita pasti sudah tidak asing lagi mendengar kalimat ini. Ada baiknya jika kita menganggap semua kejadian yang pernah kita alami itu sebagai bentuk pembelajaran di masa yang akan datang.
     Setelah di fikir lebih mendalam lagi, sebenarnya kita sangat beruntung pernah merasakan sakit hati dan down setelahnya. Itu pelajaran yang sangat berharga, dan membuat kita berfikir 2 kali bahkan mungkin tidak akan pernah mengulangi nya lagi karena kita sudah tau gimana rasanya. Coba bayangkan jika kita tidak pernah merasakan sakit hati dan terluka. Tentu nya kita tidak punya bekal apa-apa untuk menghadapi peristiwa di masa yang akan datang.
     Itu sedikit pemikiran positif dari saya, mungkin teman-teman pembaca lebih tau banyak tentang pembahasan ini dari pada saya. Tapi yang pasti, semua kejadian yang pernah menimpa kita itu sebagian dari rencana Allah. Jangan mengira ketika kita mendapat ujian yang berat, kita merasa Allah tidak menyayangi kita. Justru Allah ingin membuat kita lebih tegar dan kuat melalui ujian tersebut. Karena tidak akan tampak kekuatan kita jika kita tidak di uji bukan?
     Allah menguji kita dengan berbagai peristiwa yang mungkin pernah membuat kita menyerah di tengah jalan dan putus asa menghadapi nya. Seharusnya kita itu bersyukur ketika ujian mengahampiri, itu tanda nya kita sudah naik level kehidupan. Allah menguji kesabaran kita dan ingin melihat, lebih kuat siapa? Ujian itu atau kita?

Shukran bagi yang sudah membaca, semoga bermanfaat. :-)
Zadanallah ilman wa hirsha  .....
Wassalamu'alaikum Wr.Wb


Tidak ada komentar:

Posting Komentar